M E N U :

Senin, 07 September 2026

Kesalahan Besar ke-15 - Bloopers and Blunders: Saying and Doing the Wrong Thing (Kekeliruan dan Kesalahan: Mengatakan dan Melakukan Hal yang Salah)

Kesalahan Besar ke-15 - Bloopers and Blunders: Saying and Doing the Wrong Thing (Kekeliruan dan Kesalahan: Mengatakan dan Melakukan Hal yang Salah)

"Experience is simply the name we give our mistakes."
("Pengalaman hanyalah sebutan yang kita berikan untuk kesalahan-kesalahan kita.")

— Oscar Wilde —

Bab ini mencakup semua hal yang kita ucapkan yang dapat membuat kita mendapat masalah dan merusak hubungan serta reputasi kita jika kita tidak segera pulih dengan anggun.

Pernahkah Anda mengatakan sesuatu dan langsung berharap dapat menariknya kembali? Misalnya, minggu lalu saya bersama seorang klien yang saya kira pasti hamil. Saya tidak hanya bertanya kapan tanggal perkiraan kelahirannya, tetapi saya juga meletakkan tangan saya di perutnya. Saya sangat malu ketika dia mengatakan bahwa dia tidak hamil, hanya perlu menurunkan berat badan.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa membuat Anda berada dalam situasi sulit jika Anda salah menilai keadaan atau berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu:

  • “Berapa usia Anda?”
  • “Apa agama Anda? Apakah Anda pergi ke gereja?”
  • “Apakah Anda punya pacar?”
  • “Apakah Anda punya anak?”
  • “Mengapa Anda tidak minum alkohol?”
  • “Apa yang terjadi? Mengapa Anda bercerai?”
  • “Kapan perkiraan tanggal kelahiran bayi Anda?”
  • “Setidaknya ayah Anda berusia 90 tahun saat meninggal. Beliau menjalani hidup yang panjang.”

Jika Anda terlanjur mengucapkan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin Anda katakan, berikut adalah solusi tiga langkah untuk memperbaikinya:

  1. Sampaikan permintaan maaf.
  2. Mohon maaf atas pernyataan Anda yang kurang pantas.
  3. Belajarlah dari kesalahan Anda.

Ada tindakan lain yang dapat memberikan kesan negatif terhadap citra diri Anda. Berikut adalah beberapa contoh untuk membantu Anda menghindari masalah.


Saat Mengemudi (Driving)

Berhati-hatilah agar tidak memotong jalur kendaraan lain atau menunjukkan bahasa tubuh yang tidak pantas. Siapa tahu—Anda mungkin saja akan bertemu dalam sebuah rapat dengan orang yang berada di jalur sebelah Anda. Patuhi semua peraturan lalu lintas di area parkir kantor maupun saat berada di lokasi bisnis klien.


Saat Mengantre (Witing in Line)

Jangan menyerobot antrean, dan jangan melontarkan ucapan yang akan Anda sesali saat sedang mengantre. Orang yang Anda serobot atau orang yang mendengar ucapan kasar Anda bisa jadi adalah pewawancara kerja Anda, rekan kerja baru Anda, atau bahkan Wakil Presiden (VP) baru di perusahaan Anda. Hal ini berlaku untuk segala situasi, mulai dari saat berbelanja di toko hingga saat melakukan pendaftaran di meja resepsionis sebuah perusahaan.


Saat Bepergian (Traveling)

Anda tidak pernah tahu siapa seseorang atau di mana Anda mungkin akan bertemu mereka lagi. Menjaga sikap dan perilaku terbaik setiap saat hanya akan menguntungkan Anda. Jangan melontarkan komentar sinis mengenai penumpang lain atau awak kabin saat berada di pesawat.

Jangan terlalu terburu-buru hingga bersikap tidak sopan. Semua orang di pesawat itu menuju ke tempat yang sama pada waktu yang bersamaan. Anda tidak bisa mendahului orang lain untuk sampai ke tujuan lebih cepat daripada mereka.

Selain itu, jika Anda melihat seseorang mungkin membutuhkan bantuan—misalnya saat menaruh tas di kompartemen bagasi kabin—tawarkanlah bantuan Anda.


Acara Jejaring (Networking Events)

Tujuan Anda hadir di sana bukanlah untuk makan. Tidak ada yang lebih buruk daripada berbicara dengan seseorang yang mulutnya penuh dengan makanan. Tetaplah bersikap positif; tidak ada orang yang suka berada di dekat pribadi yang negatif.


Kamar Mandi (Bathroom)

Cucilah tangan Anda. Jika tidak, orang lain yang berada di sana bersama Anda bisa saja keluar dan memberi tahu teman atau rekan kerja mereka bahwa Anda tidak melakukannya.


Restoran dan Toko (Restaurants and Shops)

Bersikaplah ramah kepada pelayan dan staf toko. Seseorang menunjukkan kurangnya kualitas karakter saat mereka bersikap kasar kepada orang yang melayani mereka. Kita mungkin merasa sikap kasar dapat dibenarkan ketika tidak mendapatkan layanan sesuai harapan, namun hal itu justru mencerminkan citra buruk bagi orang yang bersikap kasar tersebut.

*****

Diambil dan diterjemahkan dari :

"16 Communication Secrets: Learn from The Biggest Blunders Professionals Make" karya Kim Zoller dan Kerry Preston.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRODUK-PRODUK UNGGULAN